Dear Semesta,
Jika aku bisa meminta,
aku ingin terlahir seperti bunga.
Mekar kala arunika nan tetap mempesona
kala purnama.
Bahagia kala mendung masih setia,
sampai kemarau sampai di pelupuk mata.
Hingga bayangku tak lagi subur,
daunku gugur, rantingku patah.
akarku enggan mengakar
hingga aku tumbang dengan riang
mengecup kematian.


