CERITA KAMI
Ditulis oleh
Semesta Bercerita

Dengarkan Cerita :

Mereka bilang, waktu akan membawa pergi apa yang pernah ada. Tapi aku tahu itu tidak sepenuhnya benar. Ada cinta yang tidak benar-benar pergi. Ia hanya bertransformasi, menjadi rindu yang menetap diam-diam, menjadi kenangan yang tak pernah pudar.
Aku masih ingat hari terakhir kita duduk di sini. Kau tersenyum, menatap langit sore yang perlahan berubah jingga, lalu berkata, "Rindu itu tidak selalu tentang perpisahan. Terkadang, rindu adalah cara lain dari cinta untuk tetap tinggal."
Aku mengingatnya. Kata-kata itu, caramu mengatakannya, caramu menenangkanku seolah kita tak akan benar-benar berpisah.
Sekarang, bertahun-tahun berlalu, aku masih di tempat yang sama. Tak lagi bersamamu, tapi juga tak pernah sendiri. Sebab kenanganmu ada di sini;
di setiap angin yang membelai pipiku,
di setiap senja yang kau katakan sebagai warna kesukaanmu.
Aku pernah berpikir bahwa mencintai berarti selalu bersama. Tapi nyatanya, ada cinta yang tetap hidup meski kehadiran fisiknya telah tiada. Cinta yang tidak butuh kepastian untuk tetap bertahan, cinta yang cukup dengan diam-diam ada.
Mungkin, cinta ini tidak pernah pergi. Ia hanya menemukan rumah baru di dalam dadaku.
Pernahkah kamu mencintai seseorang yang tetap tinggal dalam hatimu, meskipun ia telah pergi?
Bagikan ceritamu di kolom komentar atau melalui semestabercerita.com.
Karena setiap rindu, sekecil apa pun, layak didengar.
tulisan terkait di :
ruang suara
Di dunia yang terus bergerak, sering kali ada cerita yang tertinggal, kata yang tidak sempat diucapkan, rasa yang tidak tahu harus pulang ke mana. Semesta Bercerita hadir sebagai ruang untuk itu semua. Tempat di mana cerita menemukan suaranya, dan setiap pengalaman diberi ruang untuk dimaknai. Kami percaya bahwa cerita mampu mempertemukan manusia, menumbuhkan pemahaman, dan menguatkan satu sama lain. Di sini, kita menulis, mendengar, dan tumbuh bersama, satu cerita pada satu waktu.
© 2026 SEMESTA BERCERITA - ALL RIGHTS RESEVED



